Explorasi Foto Surga Lampung Barat di ikuti 22 fotografer dari Jakarta dan 3 fotografer dari Lampung berhasil menggali sebagian kekayaan landscape, adat budaya maupun human interest di kabupaten Lampung Barat.
Kelelahan akibat perjalanan yang makan waktu 16 jam terobati di malam pertama, karena rombongan mendapat sambutan dan jamuan makan malam dari Kepala Dinas Pariwisata Lampung Barat yaitu Bpk. Gatot, dengan hiburan dan makanan khas Liwa. Setelah acara itu rombongan kembali kepenginapan khas rumah panggung yang termasuk kuno karena dibangun tahun 1933, tuan rumah (bpk H. Batin) sangat ramah dan memberi banyak informasi mengenai adat setempat maupun makanan khas di Kecamatan Batu Brak tempat kami menginap.
Kopi produksi setempat yang merupakan sentra kopi Lampung ternyata benar2 nikmat... hati2 bagi penggemar Nescafe dan lain lainnya kemungkinan akan menyatakan good bye dan pindah ke kopi Liwa he he he
Hari pertama diisi dengan hunting landscape dilembah belakang rumah (ternyata betul2 surga bagi pemburu landscape) kemudian disambung dengan explorasi keindahan Lumbok Ranau yang tenang tapi penuh misteri, lanjut makan siang dengan ikan bakar….mantap…
Setelah itu kita kembali kepenginapan, dan mas Budhi mengisi session pengenalan Fotografi Udara dengan menggunakan paramotor , kemudian obrolan disambung mas Munir yang mengangkat tema teknik dan kiat2 fotografi komersial.
Hari kedua diisi dengan hunting rumah adat serta kehidupan pagi hari masyarakat setempat, diantaranya kunjungan kesatu pasar kecil yang hanya buka pada hari Sabtu. Dari situ lanjut dengan hunting ke Hutan Damar yang lebat dan natural di Krui. Pada perjalanan menuju pantai Tebakhak kita sempat berhenti dulu untuk memotret acara unik menangkap anak ikan “Ipun” yang ber ‘migrasi’ dari laut ke sungai “Wai Laai”. Ikan Ipun tersebut bentuknya mirip ikan teri, dijual per cangkir Rp. 12.000. Pada musim migrasi ikan ini, satu orang bisa mendapatkan uang hasil dar penjualan ikan ipun ini sebesar Rp. 200.000…
Hari Minggu dengan rasa berat seluruh peserta harus berpamitan kepada tuan rumah yang ramah untuk melalui perjalanan berat kembali ke Jakartadalam perjalanan menuju ke Jakarta kita sempat mampir ke suatu pantai untuk memotret kapal tanker berbendera Panama yang kandas dipantai, dan Rombongan sampai di Jakarta jam 02.30 dini hari….
Liputan FN :
http://www.fotografer.net/isi/forum/topik.php?id=3194070646&p=1